top of page

Fotografer Bersaudara dalam Perang Lombok dan Aceh

Neeb bersaudara sama-sama dokter militer sekaligus fotografer. Keduanya mendokumentasikan perang Belanda di Lombok dan Aceh.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Henricus Marinus (H.M.) Neeb. (collections.nlm.nih.gov).

4 Sep 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 22 Apr 2025

ANDAI mereka orang Indonesia, misalnya dari etnis Batak, Minahasa, atau Ambon, Neeb pasti menjadi salah satu marga. Dari tiga generasi saja, di kurun abad 19–20, ditemukan banyak nama Neeb. Menariknya, pemilik nama ini sebagian besar berprofesi sebagai dokter. Banyak pula yang merangkap militer.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page