top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Destinasi di Ceruk Gempa

Wallace mencatat gempa dan tsunami di Lombok. Pulau ini memang kerap dilanda bencana. Bahkan berabad-abad lalu terjadi letusan gunung berapi salah satu yang terbesar di dunia.

Oleh :
Historia
15 Nov 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pemandangan kawah Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Tropenmuseum).

  • 15 Nov 2023
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 7 Jan

ALFRED Russell Wallace datang ke Lombok bertepatan dengan musim telih kembang komak. Cukup lama naturalis Inggris ini berkeliaran di Pulau Lombok, yaitu sejak 17 Juni hingga 29 Agustus 1856. Meski ia sudah terbiasa dengan iklim di negerinya yang bertemperatur rendah, namun ia sempat merasa tersiksa saat berada di Kopang, Lombok Tengah. Udara dingin menusuk kulit, menembus hingga ke belulang. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page