top of page

Gatotkaca Terbang, Mendarat di Museum

Merenungi karya anak bangsa N-250 “Gatotkaca” di Hari Penerbangan Nasional. Dimuseumkan ketimbang ditelantarkan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pesawat N250 "Gatotkaca" menghuni Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala setelah diresmikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada 26 Agustus 2020 (tni.mil.id/Twitter @_TNIAU)

28 Okt 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 11 Jun

HARI Penerbangan Nasional tahun ini, Selasa (27/10/2020), patut dijadikan cermin untuk merenungkan sudah sejauh mana Indonesia melangkah dalam dunia kedirgantaraan. Persaingan ketat di bidang kedirgantaraan internasional yang telah diikuti negara seperti RRC, India, bahkan Brazil, boleh dibilang belum “mengikutsertakan” Indonesia secara penuh di dalamnya. Kondisi tersebut seakan mundur dari masa ketika Indonesia masih bayi.


Menurut Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta Kolonel Sus. Dede Nasrudin dalam webinar “Gatotkaca Mengguncang Dunia”, Selasa (27/10/2020), republik yang walaupun masih bayi sudah berusaha menelurkan pembuktian kompetensinya dalam hal dirgantara berkat penerbangan yang dilakukan Komodor Udara Agustinus Adisutjipto pada 27 Oktober 1945. Saat itu yang digunakan adalah pesawat bekas Jepang, Yokosuka K5Y alias “Cureng”.


“Hari ini ditetapkan sebagai Hari Penerbangan Nasional sejak 27 Oktober 1945 Pak Adisutjipto menggunakan pesawat Cureng dengan identitas roundel merah putih pertamakali terbang di atas Maguwo (kini Lanud Adisutjipto) dan kota Yogyakarta. Ini bukti kepada dunia internasional bahwa kita sudah bisa menerbangkan pesawat dengan pilot asli orang Indonesia berlogo merah putih,” ujarnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Trauma akibat G30S bukan tak mungkin sembuh. Hanya saja, maukah kita menyembuhkannya?
Trauma akibat G30S bukan tak mungkin sembuh. Hanya saja, maukah kita menyembuhkannya?
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
Penyadapan Amerika Serikat bukan hal baru. Pasca Gerakan 30 September 1965, Amerika Serikat memberikan perangkat komunikasi yang dapat disad
Penyadapan Amerika Serikat bukan hal baru. Pasca Gerakan 30 September 1965, Amerika Serikat memberikan perangkat komunikasi yang dapat disad
transparant.png
bottom of page