top of page

Indonesia dalam Mimpi Tan Malaka

Tan Malaka menulis tentang sistem pemerintahan, bentuk negara hingga tahapan-tahapan revolusi. Menggambarkan tentang Indonesia yang diimpikannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tan Malaka. (Betaria Sarulina/Historia.id).

16 Okt 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 21 Feb

SELAIN dikenal sebagai tokoh perjuangan kemerdekaan di Indonesia, Tan Malaka juga malang melintang di dunia politik internasional. Ketika dibuang ke Belanda pada 1922, ia pernah dicalonkan sebagai wakil Partai Komunis Belanda dalam pemilihan umum. Ia kemudian pergi ke Moskow dan diangkat sebagai utusan Komunis Internasional (Komintern) untuk Asia Tenggara.


Sebagai buronan politik Belanda, Inggris, hingga Amerika, Tan melakukan gerakan-gerakan bawah tanah di berbagai negara. Dua puluh tahun dalam persembunyian, tugasnya adalah mendirikan partai-partai komunis di Asia Tenggara.


Tan baru kembali ke Indonesia pada 1942 ketika Jepang mulai menduduki Hindia Belanda. Selama Jepang berkuasa, ia masih bergerak di bawah tanah dan baru muncul di keramaian pasca-Proklamasi 1945.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Setidaknya ada sebelas pemain dunia yang pernah menjajal akting. Berikut lima di antaranya.
Setidaknya ada sebelas pemain dunia yang pernah menjajal akting. Berikut lima di antaranya.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Vaksin corona yang jadi harapan untuk mengatasi pandemi diprediksi baru bisa diproduksi massal pada 2021. Sebelum vaksin ditemukan, cacar menjadi penyakit amat mematikan. Bisa dikendalikan setelah pemvaksinan massal.
Vaksin corona yang jadi harapan untuk mengatasi pandemi diprediksi baru bisa diproduksi massal pada 2021. Sebelum vaksin ditemukan, cacar menjadi penyakit amat mematikan. Bisa dikendalikan setelah pemvaksinan massal.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
transparant.png
bottom of page