top of page

Indonesia's First Female Military Pilot

Her fiancé was shot dead by DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia), prompting Herdini to join the Women's Air Force. She became the first female military pilot in Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Herdini during her first tandem flight (Doc. Herdini Family/Herdini, Cintaku di Angkasa by Andry Hariana)

5 Okt 2025
6 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

On Saturday afternoon, September 16, 1961, a dark blue VW Combi stopped in front of the Gadjah Mada University dormitory in Yogyakarta. Several men got out of the Indonesian Air Force vehicle and entered the dormitory. They wanted to meet Herdini.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page