top of page

Islam di Asia-Afrika Mendukung Palestina

Meski tak diakui, PLO mewakili Palestina dalam Konferensi Islam Asia Afrika (KIAA) I di Bandung. Konferensi Islam global pertama ini mendukung kemerdekaan Palestina.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana Konferensi Islam Asia Afrika di Bandung, Maret 1965. (Perpusnas RI).

8 Mar 2025
3 menit membaca

BERTEMPAT di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, Presiden Sukarno membuka Konferensi Islam Asia Afrika (KIAA) I pada Sabtu, 6 Maret 1965. Setelah molor beberapa minggu dari yang direncanakan, konferensi penerus dari Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diadakan satu dekade sebelumnya di tempat yang sama ini menjadi pernyataan sikap bersama kelompok-kelompok Islam di Asia dan Afrika dalam tata kehidupan global.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page