top of page

Jonosewojo Jadi Jenderal di Usia 24 Tahun

Jenderal mayor ini diberhentikan karena terlibat penculikan jenderal mayor. Merintis lagi dari mayor hingga butuh dua dekade untuk kembali jadi mayor jenderal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal Mayor TNI Jonosewojo. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

26 Jan 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 13 Agu

PASUKAN Mayor Sabarudin Nasution dari Jawa Timur tiba di Markas Besar Tentara (MBT) di Yogyakarta. Panglima Besar Jenderal TNI Soedirman dan Letnan Jenderal TNI Oerip Soemohardjo sedang rapat. Sampai akhirnya Jenderal Mayor TNI Mohamad Mangundiprojo tiba dan didatangi Kapten Ali Umar, anak buah Sabarudin.


“Angkat tangan!” todong Ali Umar.


“Tidak mau!” tolak Mohamad.


Kapten kepercayaan Sabarudin itu lalu menggebuk Mohamad. Anak buah Ali Umar lalu meringkus dan menginjak-injak sang jenderal. Rupanya pengawal MBT tidak berkutik melihat tindakan anak buah Sabarudin itu. Mohamad lalu dibawa dengan truk ke arah Jawa Timur. Ia hampir mati.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page