top of page

Jurnalisme Kepiting Jakob Oetama

Jakob Oetama merintis Kompas bersama P.K. Ojong. Sepeninggal sahabatnya itu, Jakob menjalankan Kompas dengan cara “main aman”.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jakob Oetama. (Twitter/@KompasGramedia).

13 Sep 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 9 Sep

JAKOB Oetama masih bekerja di majalah Penabur, mingguan berhaluan Katolik, ketika pertama kali jumpa dengan Petrus Kanisius Ojong. Perkenalan mereka terjadi pada 1958. Jakob mengenal Ojong sebagai pemimpin redaksi majalah bermutu dan populer Star Weekly. Jakob datang berguru kepada Ojong.


“Ketika terbetik berita Star Weekly akan ditutup, ia mendekati saya, apakah bersedia meneruskannya. Ia sempat ke Yogya, kami bersama menyaksikan Sendratari Ramayana di Prambanan,” tutur Jakob dalam Kompas, 2 Juni 1980. Jakob saat itu sedang menyelesaikan studi tahun terakhir pada Fakultas Sosial Politik Universitas Gadjah Mada.


Ojong lebih tua 11 tahun dari Jakob. Namun, mereka nyambung dalam bertukar pikiran karena sama-sama berlatar belakang sebagai guru. Pada awal 1960, Ojong sering bertemu dengan Jakob dalam gerakan asimilasi. Kemudian, mereka juga duduk dalam kepengurusan Ikatan Sarjana Katolik Indonesia.  Pada 1963, Ojong dan Jakob mendirikan majalah ilmu pengetahuan Intisari.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dewi Hāritī terpahat pada ambang pintu masuk Candi Banyunibo. Siapapun yang memasukinya mendapat karunia dan kesuburan.
Dewi Hāritī terpahat pada ambang pintu masuk Candi Banyunibo. Siapapun yang memasukinya mendapat karunia dan kesuburan.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
transparant.png
bottom of page