top of page

Kapitan Melayu dan Kisah di Balik Nama Cawang

VOC mengatur tempat tinggal penduduk Batavia berdasarkan etnis. Sejumlah wilayah pun dikenal berdasarkan nama kelompok maupun tokoh penting.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana perkampungan di Batavia sekitar tahun 1900-an. (KITLV).

24 Jun 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Jul

JAKARTA baru saja merayakan ulang tahun ke-497 pada Sabtu, 22 Juni 2024. Di usia yang nyaris mencapai lima abad, kota yang tak lagi berstatus ibukota ini menyimpan banyak kisah menarik terkait sejarah kemunculan kota maupun orang-orang yang bermukim di dalamnya.


Kota ini direbut Jan Pieterszoon Coen dan pasukannya pada 30 Mei 1619. Coen yang kemudian menjabat Gubernur Jenderal VOC segera membangun kota berbenteng yang dikenal dengan nama Batavia. Tak butuh waktu lama, Batavia menjelma menjadi kota yang dihuni oleh berbagai etnis, salah satunya orang-orang Melayu.


Menurut sejarawan Anthony Reid dalam Imperial Alchemy: Nationalism and Political Identity in Southeast Asia, orang-orang Melayu menyebar hampir ke seluruh Asia Tenggara untuk kepentingan berdagang. Diaspora mereka membantu memberikan kehidupan baru ke berbagai pusat pelabuhan, tak terkecuali Batavia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
transparant.png
bottom of page