top of page

Ibukota Kembali ke Jakarta

Pusat pemerintahan berkali-kali pindah; dari sebuah kota pelabuhan kolonial, masuk pedalaman, hingga menyusup ke hutan rimba Sumatra.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi ibukota.

19 Apr 2010
3 menit membaca

Diperbarui: 9 Des 2025

PADA mulanya adalah Batavia, sebuah kota yang dibangun Jan Pieterszoon Coen dan lalu jadi pusat administrasi dan perdagangan Hindia Belanda. Kota ini dibangun menurut pola kota Belanda dengan sejumlah kanal, jalan raya, dan gedung megah. Hasilnya: Batavia menjadi daya tarik sebagai kota modern, bahkan mendapat julukan “Ratu Timur”.


Tapi Batavia bukanlah tempat yang layak sebagai pusat pemerintahan berdasarkan penelitian Hendrik Freek Tillema, seorang ahli kesehatan Belanda. Pada 1920, Gubernur Jenderal J.P. Graaf van Limburg Stirum pun mulai memindahkan pusat pemerintahan dari Batavia ke Bandung. Malaise menghentikan rencana itu dan mengembalikan fungsi Batavia.


Nama Batavia hapus dari peta sejarah pada bulan-bulan pertama pendaratan balatentara Jepang, berganti nama menjadi Jakarta sesuai keinginan kaum nasionalis. Bentuknya daerah khusus kota besar (Tokobetsu Shi). Di bawah Jepang, keanggunan, kebersihan, dan keteraturannya mulai tergerus. Jakarta kian tak terurus.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page