top of page

Kemeriahan Mambo Fesyen Show

Peragaan busana paling beken pada dekade 1950-an. Dihadiri sejumlah penggede, termasuk Ibu Negara Fatmawati.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Fatmawati mengenakan kebaya bersama para kontestan peragaan busana Mambo Night di Hotel Dharma Nirmala, Menteng, Jakarta Pusat pada 5 Juni 1956. (Java Bode, 6 Juni 1956.)

  • 27 Jul 2022
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 5 Jun

FENOMENA “Citayam Fesyen Week” sungguh menyita perhatian publik. Bermula dari kumpulan remaja pinggiran Jakarta yang suka nongkrong di Taman Dukuh Atas, Jl. Sudirman, Jakarta Selatan. Mereka tampil nyentrik dalam balutan aneka gaya busana. Berlenggak-lenggok di atas zebra cross macam model sungguhan. Mereka kebanyakan datang dari Citayam, Bojong Gede, dan Depok -yang kemudian melahirkan istilah plesetan “SCBD” (Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok).


Bonge, Kurma, Roy dan Jeje Slebew adalah nama-nama yang mendadak tenar dari ajang tersebut. Setelah viral di media sosial, sejumlah tokoh publik terpikat mengunjungi Taman Dukuh Atas. Di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga selebritis seperti Paula Verhoeven dan Mayangsari. Belakangan, kawula muda Jakarta Selatan juga ikut-ikutan menjajal Citayam Fesyen Week.


Kalau sekarang orang mengenal Citayam Fesyen Week, maka tempo dulu pernah populer pertunjukan busana “Mambo Night”. Acara ini diselenggarakan pada 5 Juni 1956, bertempat di Hotel Dharma Nirmala (kini Kompleks Bina Graha), Menteng, Jakarta Pusat. Seperti namanya, pertunjukan menampilkan galeri dan kontes busana Mambo produksi Firma H. Moh. Jasin Tambunan & Sons.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Banyak figur Indonesia yang mendunia bangga menyatakan keindonesiaan mereka. Agnez Mo termasuk di dalamnya. Namun, pernyataannya dipelintir.
Banyak figur Indonesia yang mendunia bangga menyatakan keindonesiaan mereka. Agnez Mo termasuk di dalamnya. Namun, pernyataannya dipelintir.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Entah sejak kapan istilah logistik yang merujuk kepada ketersediaan duit itu mulai digunakan.
Entah sejak kapan istilah logistik yang merujuk kepada ketersediaan duit itu mulai digunakan.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
transparant.png
bottom of page