Diperbarui: 20 Jul
KESUKSESAN Kampung Jawa dalam pameran kolonial dunia di Paris, Prancis, pada 1889 membuka kesempatan bagi pengusaha M. Bernard untuk mengadakan tur keliling Eropa bersama rombongannya dari Hindia Belanda.
Kala itu “memamerkan orang-orang lokal” dari negara di luar Eropa tengah populer. Orang-orang lokal, seperti penduduk Kampung Jawa, dipandang orang Eropa sebagai sesuatu yang eksotis sehingga menjadi tontonan menarik. Sedangkan pengusaha mendapatkan keuntungan dari memamerkan orang-orang lokal.
“Dengan dalih ‘menyebarkan pengetahuan’ orang-orang lokal tersebut dibawa keliling ke berbagai pusat pameran dunia yang besar-besar, atau digabungkan dengan rombongan lain,” tulis sejarawan Harry A. Poeze dalam Di Negeri Penjajah: Orang Indonesia di Negeri Belanda, 1600-1950.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















