top of page

Kisah Penemu Terkenal yang Menjadi Korban Rasisme

Gara-gara tindakan rasis orang kulit putih di AS, alat penting untuk menyelamatkan orang ciptaan Garrett Morgan sulit terjual. Baru mendapatkan momentum setelah bencana ledakan di Danau Erie.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Garrett Augustus Morgan. (Wikimedia Commons).

4 Okt 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 8 Jun

BAGI kebanyakan orang di awal abad ke-20, suratkabar menjadi sumber informasi utama untuk mengetahui berbagai peristiwa terkini. Termasuk ketika kebakaran terjadi di pabrik Triangle Shirtwaist Factory yang berlokasi di kota New York pada 25 Maret 1911. Lewat pemberitaan suratkabar, insiden yang menewaskan 146 pekerja garmen itu segera menjadi perhatian nasional.


Pembicaraan mengenai bencana industri paling mematikan dalam sejarah kota New York ini terdengar di berbagai negara bagian. Ada yang menuntut agar pemerintah melakukan reformasi undang-undang pencegahan kebakaran dan perlindungan keselamatan pekerja, banyak pula yang mencari cara agar peristiwa memilukan itu tak terjadi kembali di masa depan. Garrett Augustus Morgan merupakan salah satu orang yang melakukan hal nomor dua.


Menurut F. Michael Higginbotham dalam Ghost of Jim Crow: Ending Racism in Post-Racial America, Morgan yang kala itu tengah merintis usaha di bidang ritel dan perbaikan mesin jahit terinspirasi untuk menciptakan sebuah alat pelindung keselamatan yang dapat digunakan petugas pemadam kebakaran (damkar) saat melakukan evakuasi terhadap korban kebakaran.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page