- 14 Mei 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 8 Agu
PENYAKIT gondok di leher membuat Mbok Catem, warga Desa Singaparna, Kecamatan Bumiayu, Brebes, tak bisa tinggal diam. Upaya penyembuhan ditempuhnya dengan mendatangi dukun kampungnya. Di era Hindia Belanda itu, tepatnya pada 1931, kebanyakan orang pribumi lebih mempercayakan kesembuhan mereka pada dukun ketimbang dokter.
Adalah Ahmad yang menjadi dukun kampung tempat Mbok Catem tinggal. Koran De Locomotief, 6 Februari 1931 menyebut, dukun Ahmad punya keahlian dalam “menyembuhkan kaki dan tangan yang patah, mengusir setan, singkatnya, membuat manusia semakin sakit dan dalam melakukannya bahkan menyembuhkan pasien.”
Kepada dukun Ahmad, Mbok Catem pun meminta penyembuhan gondok yang dideritanya. Dukun Ahmad yang yakin bisa menyembuhkan penyakit itu lalu memilih operasi sebagai jalan keluar terbaik buat menyembuhkan gondok itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















