top of page

Mata-mata Rantai Emas

Bung Tomo menyerukan agar mewaspadai mata-mata musuh. Calon istrinya justru yang dituduh mata-mata.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bung Tomo dan istrinya, Sulistina pada 1950-an. (Dok. Keluarga).

28 Des 2021
3 menit membaca

PADA 11 November 1945, Sulistina (1925–2016) dan dua temannya sebagai anggota Palang Merah bersama pemuda anggota Barisan Pemberontak Republik Indonesia (BPRI) Malang berangkat menuju garis depan di Surabaya. BPRI didirikan oleh Bung Tomo (1920–1981) yang kemudian akan menjadi suami Sulistina.


Mereka sampai di Surabaya pada tengah malam. Sulistina dan temannya dititipkan di rumah keluarga Bandarkoem, pegawai DKA (Djawatan Kereta Api), dekat markas pusat BPRI di Jalan Tembok Dukuh. Esok pagi, Sulistina dan temannya pergi ke markas pusat BPRI yang telah dipenuhi para pemuda dengan berbagai senjata. Semakin siang semakin banyak orang datang ke markas termasuk mereka yang datang dari garis depan.


Tiba-tiba pesawat terbang melintas di atas markas dan menjatuhkan mortir yang menggelegar. Sulistina dan temannya bersembunyi di kolong meja. Bung Tomo pun memindahkan markas karena tidak aman.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Pejabat ideal apalagi seorang raja, pangeran, atau bangsawan, harus dapat membuat puisi.
Pejabat ideal apalagi seorang raja, pangeran, atau bangsawan, harus dapat membuat puisi.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Tidak hanya di perfilman Indonesia, jagat Hollywood juga acap digoyang kontroversi pemilihan aktor utama.
Tidak hanya di perfilman Indonesia, jagat Hollywood juga acap digoyang kontroversi pemilihan aktor utama.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
transparant.png
bottom of page