top of page

Melacak Sejarah Halalbihalal di Masa Kolonial

Istilah halalbihalal ternyata jauh berakar ke masa kolonial. Keterangannya terekam di dalam beberapa sumber primer.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Advertensi kolom ucapan halalbihalal di majalah Soeara Moehammadijah menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 1926. (Dok. Muhammad Yuanda Zara).

23 Mei 2020
7 menit membaca

HALALBIHALAL adalah salah satu tradisi penting umat Islam Indonesia saat merayakan Idul Fitri. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring mengartikan halalbihalal sebagai ‘hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dan sebagainya) oleh sekelompok orang’. Menariknya, contoh kalimat yang dipakai untuk memudahkan pemahaman pembaca juga menekankan betapa Indonesianya tradisi ini bahkan dalam perspektif tradisi Muslim global: ‘--merupakan suatu kebiasaan khas Indonesia’. Walau dalam tata bahasa Arab istilah halalbihalal tidak dikenal, istilah ini sudah mengakar kuat di tengah masyarakat Indonesia dan berasosiasi dengan hari Lebaran.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page