top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Lebaran Pertama Setelah Zaman Perang

Setelah melewati masa perang kemerdekaan, barulah umat Islam dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang.

2 Mei 2022

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Jemaah setelah mengikuti salat Idulfitri pada 1950 mulai meninggalkan Lapangan Banteng, Jakarta, (ANRI).

  • 2 Mei 2022
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 11 jam yang lalu

MASYARAKAT Indonesia mulai mudik Lebaran ke kampung halaman sejak beberapa hari lalu. Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik tahun ini mencapai 85 juta orang. Jumlah pergerakan manusia yang gigantik ini akan menimbulkan tantangan besar dari segi logistik, keselamatan, dan keamanan. Perkiraan angka ini didasarkan pada fakta bahwa banyak orang Indonesia yang tidak bisa mudik selama dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19.


Dalam sejarah mudik dan Lebaran, ada beberapa peristiwa besar yang membatasi orang pulang kampung. Ketika peristiwa tersebut berhasil dilewati, orang kembali bisa bersilaturahmi dengan keluarga dan kolega serta dapat merayakan Lebaran dengan khusyuk. Contohnya adalah pandemi Covid-19 tahun 2019–2021 dan perang kemerdekaan tahun 1945–1949.


Sukarno dan Mohamad Hatta, atas nama bangsa Indonesia, memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Namun, usaha menegakkan kemerdekaan tidaklah mudah. Konflik dengan Sekutu terjadi di bulan-bulan terakhir tahun 1945. Berbagai perselisihan dan kontak senjata melawan Belanda, yang ingin menegakkan kembali kolonialismenya, terjadi dari akhir 1945 hingga pengakuan kedaulatan Indonesia pada Desember 1949.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page