top of page

Membidik Hindia Belanda Lewat Kamera

Onnes Kurkdjian, fotografer asal Armenia, dicurigai di negeri sendiri, mendapat pengakuan di Eropa dan menghabiskan sisa hidupnya di Hindia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Studio foto Kurkdjian di Jalan Tunjungan, Surabaya. (dewey.petra.ac.id).

16 Jan 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

PAMERAN dan pasar raya tahunan berlangsung meriah. Tak hanya penduduk lokal, orang-orang Eropa pun datang untuk melihat produk-produk kerajinan dan pementasan. Selama acara berlangsung, Onnes Kurkdjian sibuk mengambil gambar. Sesekali dia mengarahkan agar menghasilkan foto yang sesuai keinginannya. Di studionya dia juga membuat gambar dengan tema serupa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page