top of page

Menanti Gelar Pahlawan Nasional untuk Ali Sastroamidjojo

Sumbangsih Ali Sastroamdijojo kepada RI diakui sejarah. Namun hingga kini pemerintah belum juga menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional.

loading_historia_white.gif
transparant.png

15 Jul 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 8 Jul

SUMBANGSIH Ali Sastroamidjojo terhadap Republik Indonesia (RI) tak bisa dianggap enteng. Selain dikenal sebagai tokoh pejuang sejak era pegerakan, berbagai jabatan menteri dalam sejumlah kabinet, jabatan formatur, hingga menjadi diplomat telah diemban lelaki berjanggut lebat itu.


Sayangnya, sejarah Republik ini mengingat Ali hanya sebatas Wakil Ketua Mejlis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS), seperti terukir di tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata: “Ali Sastroamidjojo SH, eks Wakil Ketua MPRS”.


Sejatinya, peran Ali tidak hanya sebatas wakil ketua MPRS periode 1960-1966. Ketika berkuliah di Negeri Belanda dia sudah aktif di Perhimpunan Indonesia bersama Mohammad Hatta. Sebagai wadah pergerakan nasional pertama bangsa Indonesia, PI membangun kesadaran perjuangan Ali. Menurut sejarawan Rushdy Hoesein, Ali juga aktif di Partai Nasional Indonesia (PNI), menemani Bung Karno selama zaman pergerakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page