top of page

Ali Sastroamidjojo, Diplomat yang Terlupa

Sebagai tokoh kunci terselenggaranya Konferensi Asia-Afrika pada 1955, nama Ali Sastroamidjojo tertutup oleh sosok besar Sukarno dan Nehru.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Ali Sastroamidjojo. (Betaria Sarulina/Historia).

26 Apr 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 2 Jun

TAHUN 1953, situasi perang di Vietnam kian memanas. Hampir setiap waktu pertempuran terjadi di sana. Negara itu bahkan semakin terpecah tatkala negara-negara adidaya sekelas Amerika Serikat dan Rusia membagi pengaruhnya di sana. Perang Dingin antara keduanya meluas ke wilayah Asia.


Kondisi itu membuat pemimpin-pemimpin negara Asia gusar. Maka Perdana Menteri Sri Lanka Sir John Kotelawala mengusulkan kepada negara-negara Asia yang baru merdeka seperti India, Indonesia, Pakistan, dan Burma, berkumpul untuk membahas bahaya Perang Dingin di Asia.


Pada awal 1954, bertempat di Colombo, Sri Lanka, konferensi lima negara merdeka itu pun terselenggara. Indonesia mengrimkan sejumlah perwakilan, dipimpin langsung Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo. Dalam konferensi itu, Ali mengusulkan  diadakannya sebuah konferensi yang melibatkan negara-negara di Asia dan Afrika.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
transparant.png
bottom of page