Diperbarui: 6 Agu
KERETA Lintas Rel Terpadu atau Light Rail Transit (LRT) mulai beroperasi secara terbatas di Jakarta sejak Selasa, 11 Juni 2019. Warga boleh naik moda transportasi publik baru berbasis rel ini selama program uji coba gratis. Seluruh rutenya melayang, melintang sejauh 5,8 kilometer dari Kelapa Gading (Utara)—Velodrome Rawamangun (Timur).
Satu rangkaian LRT Jakarta terdiri atas dua kereta. Tiap kereta hanya mampu mengangkut 135 penumpang sekali jalan. Lebih kecil dari kapasitas angkut kereta Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) yang mencapai 350 orang per kereta. Sebab bobot LRT lebih ringan ketimbang kereta MRT. Kesamaan keduanya terletak pada kecepatan, ketepatan waktu, kenyamanan, dan teknologi kiwari.
Pembangunan fisik LRT Jakarta mewujud pada Juni 2016. Tetapi gagasan seputar LRT di Jakarta telah mengemuka sejak 1987. Masa inilah gagasan LRT di Indonesia mulai bertumbuh.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















