- 10 Jul
- 4 menit membaca
SEPANJANG tahun 1920-an, kulkas menjadi peralatan elektronik yang populer di masyarakat. Banyak orang membelinya sebagai teknologi revolusioner yang mengubah kebiasaan menyimpan dan mengonsumsi makanan. Upaya mengembangkan teknologi pendingin ini telah berlangsung sejak abad ke-19.
Lydia Bjornlund dalam How the Refrigerator Changed History mengisahkan, seorang dokter yang menjadi penemu mendemonstrasikan mesin es yang tengah dia kembangkan kepada tamu undangan dalam suatu perayaan di Florida, Amerika Serikat, pada Juli 1847. Pria itu, John Gorrie mempresentasikan sampanye dingin yang disimpan di dalam es.
“Gorrie tidak menciptakan mesin esnya untuk mendinginkan minuman bagi orang kaya. Sebaliknya, dia ingin menggunakannya untuk mencegah demam kuning, yang banyak melanda orang-orang Apalachicola [kota di Florida] pada 1841. Para dokter saat itu belum mengetahui bahwa demam kuning dan malaria, serta penyakit tropis lainnya, ditularkan oleh nyamuk. Mereka meyakini udara hangatlah yang menyebabkan penyakit-penyakit tersebut,” tulis Bjornlund.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















