- 2 Des 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 8 Jun
TAK ada hal lain yang lebih menjengkelkan bagi James Murray Spangler selain membersihkan debu dan kotoran di karpet panjang yang melapisi lantai di William R. Zollinger Department Store. Bekerja sebagai petugas kebersihan di toko serbaada itu, Spangler yang memiliki asma kerap batuk dan bersin-bersin saat membersihkan karpet.
Saat itu, Spangler baru saja pindah ke Canton, Ohio, Amerika Serikat untuk mengambil pekerjaan sementara sebagai petugas kebersihan di Gedung Folwell. Setelah beberapa tahun mengoperasikan alat pembersih karpet berukuran besar yang diciptakan Bissel, pria kelahiran 1848 itu menyadari pekerjaannya sering bersinggungan dengan debu yang memperparah asmanya.
Oleh karena itu, pria yang dikenal sebagai penemu paruh waktu –Spangler sebelumnya telah menemukan beberapa alat kebutuhan pertanian– mengembangkan alat kebersihan yang dapat membantu pekerjaannya dan mampu mencegah penyakit asmanya semakin parah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















