top of page

Penyakit Asma Memicu Penciptaan Alat Penyedot Debu

James Murray Spangler, petugas kebersihan di toko serbaada, penyakit asmanya sering kambuh. Ia kemudian menciptakan alat penyedot debu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Vacuum Cleaner Model O yang diproduksi Electric Suction Sweeper Company tahun 1908. (HHC/The Vacuum Cleaner: A History).

2 Des 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 8 Jun

TAK ada hal lain yang lebih menjengkelkan bagi James Murray Spangler selain membersihkan debu dan kotoran di karpet panjang yang melapisi lantai di William R. Zollinger Department Store. Bekerja sebagai petugas kebersihan di toko serbaada itu, Spangler yang memiliki asma kerap batuk dan bersin-bersin saat membersihkan karpet.


Saat itu, Spangler baru saja pindah ke Canton, Ohio, Amerika Serikat untuk mengambil pekerjaan sementara sebagai petugas kebersihan di Gedung Folwell. Setelah beberapa tahun mengoperasikan alat pembersih karpet berukuran besar yang diciptakan Bissel, pria kelahiran 1848 itu menyadari pekerjaannya sering bersinggungan dengan debu yang memperparah asmanya.


Oleh karena itu, pria yang dikenal sebagai penemu paruh waktu –Spangler sebelumnya telah menemukan beberapa alat kebutuhan pertanian– mengembangkan alat kebersihan yang dapat membantu pekerjaannya dan mampu mencegah penyakit asmanya semakin parah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page