top of page

Menyusuri Peradaban Venesia

Sebuah kota yang berdiri di atas air. Disebut kota paling cantik di dunia. Laguna di mulut laut Adriatik ini kesohor karena perhelatan seninya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Canal Grande, kanal terbesar yang menjadi jalan protokol Venesia. (Ging Ginanjar/Historia.ID).

22 Okt 2023
6 menit membaca

Diperbarui: 10 Jan

“APABILA kucari kata lain untuk ‘musik’,” sabda filsuf Jerman Friedrich Nietzsche, “tak pernah kutemukan kata lain kecuali ‘Venesia’.” Tokoh yang mendeklarasikan kematian Tuhan dalam “Also Sprach Zarathustra” itu takjub tak berkesudahan pada kecantikan tak terbandingkan dari kota di timur laut Italia itu. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page