- 17 Apr 2020
- 4 menit membaca
Diperbarui: 16 Mei
KONON penyakit kolera (ta’eun) yang membuat masyarakat Aceh kalang kabut adalah akibat ulah perang jen (jin). Jin kafir menyerang jin muslim dengan panah. Mereka berlindung di antara manusia tanpa membedakan muslim atau bukan. Akibatnya, banyak manusia terkena panah itu yang menyebabkan penyakit kolera.
Mitos muasal kolera itu disebut dalam buku De Atjehers karya Snouck Hurgronje. Ia tinggal di Aceh dari 1857 hingga 1936. "Sebagaimana di Jawa," kata Snouck, "kekuatan-kekuatan gaib memainkan peran penting berkaitan dengan cacar dan kolera, meskipun konsepsi orang Aceh sangat berbeda rinciannya dengan konsepsi Jawa."
Di balik mitos itu, ternyata epidemi kolera di Aceh berawal dari serangan Belanda yang bagi orang Aceh adalah perang sabil melawan kafir. "Terhadap Belanda, rakyat Aceh sudah bertekad sabil, menang atau syahid," tulis Mohammad Said dalam Aceh Sepanjang Abad Jilid 2.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















