- 21 Mar 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 16 Mei
JUMLAH pasien positif virus Covid-19 terus meningkat sejak dua pasien pertama diumumkan pemerintah pada 2 Maret 2020. Untuk melacak persebarannya, pemerintah kemudian menggandeng Badan Intelijen Nasional (BIN) dan intelijen Polri.
Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter resminya menyebut bahwa pemerintah berusaha menangani wabah ini tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat. “Pemerintah terus berusaha keras menangani wabah virus korona, dengan tanpa menimbulkan kepanikan masyarakat. Penelusuran terhadap siapa pun yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 misalnya, dilakukan Kementerian Kesehatan dengan bantuan dari intelijen BIN dan Polri,” cuitnya, 13 Maret 2020.
Dilibatkannya intelijen dalam menangani wabah ternyata pernah dilakukan pemerintah kolonial Belanda ketika Kota Batavia diserang kolera. Wabah kolera telah dikenal sejak 1821 dan terus terjadi hingga awal abad 20. Di Batavia, dinas intelijen kemudian dibentuk pada 1909 untuk melacak penyebarannya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















