top of page

Operasi Pemberantasan Buta Gizi Masa Sukarno

Sukarno mencanangkan revolusi menu makan. Operasi Pemberantasan Buta Gizi jadi penopangnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Penduduk bumiputra sedang membaca selebaran tuntunan hidup bersih dan sehat. (Repro Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang).

5 Jan 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 14 Okt 2025

PRESIDEN Sukarno mencanangkan revolusi menu makan orang Indonesia di Istana Bogor pada 12 Juli 1964. Dia mengajak rakyat Indonesia menganekaragamkan menu makan di rumah masing-masing. Jangan hanya berpaku pada beras agar semua kebutuhan gizi untuk tubuh terpenuhi. Dia sering mengulang-ulang ajakan ini dalam kesempatan lainnya.


“Tambahlah menu berasmu dengan jagung, dengan ubi, dan lain-lain. Jagung adalah makanan sehat, kacang adalah makanan sehat! Campur menumu, campur menumu! Saya sendiri sedikitnya seminggu sekali makan jagung, dan badanku, lihat, adalah sehat,” kata Sukarno.


Menteri Kesehatan dr. Satrio bersemangat dengan ajakan revolusi menu ala Sukarno. Dia lekas menyusun langkah-langkah agar ajakan itu bisa dilaksanakan oleh rakyat. Menurutnya, satu hal penting untuk menopang revolusi menu ialah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang gizi makanan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Wajib dilalui, karantina di Pulau Kamaran meninggalkan kesulitan tersendiri bagi para calon haji di masa lalu.
Wajib dilalui, karantina di Pulau Kamaran meninggalkan kesulitan tersendiri bagi para calon haji di masa lalu.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
transparant.png
bottom of page