top of page

Jalan Panjang Memperbaiki Gizi Rakyat Indonesia

Gizi buruk terus membayangi sejak awal kemerdekaan. Pemerintah pun mengadakan berbagai program untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Anak-anak menunggu giliran untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan, 1947. (Cas Oorthuys/geheugen.delpher.nl).

11 Jan 2025
6 menit membaca

Diperbarui: 31 Des 2025

UPAYA memberantas gizi buruk dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan gizi telah menjadi agenda dalam program kerja presiden sejak Indonesia merdeka hingga kini. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai dijalankan secara serentak di 26 provinsi pada Senin, 6 Januari 2025.


Program andalan Prabowo-Gibran ini, yang sebelumnya disebut “makan siang gratis”, menyasar puluhan juta anak usia dini hingga siswa sekolah menengah serta ibu hamil. Program ini diharapkan dapat memperbaiki gizi generasi muda dan mengatasi masalah stunting.


Pemerintah Indonesia sejak lama berusaha menanggulangi masalah stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Menurut Vivek Neelakantan dalam Science, Public Health and Nation-Building in Soekarno-Era Indonesia, selama tahun 1950-an, cita-cita nasionalis untuk menciptakan populasi yang kuat dan sehat berpengaruh dalam membentuk arah pengembangan ilmu kesehatan masyarakat di Indonesia, di mana para ahli medis tanah air mengadopsi penafsiran holistik terhadap kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan standar hidup penduduk melalui pengurangan angka kematian ibu dan bayi, pemberantasan malnutrisi, serta penyediaan pendidikan kesehatan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Wajib dilalui, karantina di Pulau Kamaran meninggalkan kesulitan tersendiri bagi para calon haji di masa lalu.
Wajib dilalui, karantina di Pulau Kamaran meninggalkan kesulitan tersendiri bagi para calon haji di masa lalu.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
transparant.png
bottom of page