- 11 Jan 2025
- 6 menit membaca
Diperbarui: 31 Des 2025
UPAYA memberantas gizi buruk dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan gizi telah menjadi agenda dalam program kerja presiden sejak Indonesia merdeka hingga kini. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai dijalankan secara serentak di 26 provinsi pada Senin, 6 Januari 2025.
Program andalan Prabowo-Gibran ini, yang sebelumnya disebut “makan siang gratis”, menyasar puluhan juta anak usia dini hingga siswa sekolah menengah serta ibu hamil. Program ini diharapkan dapat memperbaiki gizi generasi muda dan mengatasi masalah stunting.
Pemerintah Indonesia sejak lama berusaha menanggulangi masalah stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Menurut Vivek Neelakantan dalam Science, Public Health and Nation-Building in Soekarno-Era Indonesia, selama tahun 1950-an, cita-cita nasionalis untuk menciptakan populasi yang kuat dan sehat berpengaruh dalam membentuk arah pengembangan ilmu kesehatan masyarakat di Indonesia, di mana para ahli medis tanah air mengadopsi penafsiran holistik terhadap kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan standar hidup penduduk melalui pengurangan angka kematian ibu dan bayi, pemberantasan malnutrisi, serta penyediaan pendidikan kesehatan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

















