top of page

Parlemen Belanda Gelar Debat Kekerasan Era Perang Kemerdekaan Indonesia

Polemik penelitian dekolonisasi jadi perhatian parlemen Belanda. Sejarawan Indonesia dan Dubes RI diundang bicara mewakili perspektif Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Diskusi/debat meja bundar di De Tweede Kamer alias Parlemen Belanda terkait penelitian dekolonisasi (tweedekamer.nl)

24 Mei 2022
5 menit membaca

Diperbarui: 12 Agu

BOLA panas terkait penelitian dekolonisasi yang dilakukan tiga lembaga Belanda kini sudah sampai ke parlemen “Negeri Tulip”. Selain para politisi, sejarawan, dan perwakilan institusi veteran Belanda, diskusi meja bundarnya juga memberi panggung “dengar pendapat” dari pihak Indonesia.


Tiga lembaga riset Belanda itu adalah Koninklijke Instituut vor Taal, Land, en Volkunde (KITLV), Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie (NIOD), dan Nederlands Instituut voor Militaire Historie (NIMH). Mereka dibantu 17 akademisi Indonesia asal UGM (Universitas Gadjah Mada) memulai penelitiannya yang bertajuk “Onafhankelijkheid, Dekolonisatie, Geweld en Oorlog in Indonesië, 1945-1950” (Kemerdekaan, Dekolonisasi, Kekerasan, dan Perang di Indonesia, 1945-1950) pada 2017 silam. Penelitian rampung empat tahun berselang.


Penelitiannya berangkat dari buku hasil penelitian sejarawan Swiss-Belanda, Rémy Limpach, De Brandende Kampongs van Generaal Spoor (terj. Kampung-Kampung yang Dibakar Spoor, 2016), yang menyingkap pembantaian massal oleh militer Belanda di masa Revolusi Fisik. Riset berongkos 4,1 juta euro itu rampung pada 2019 meski kemudian baru dipublikasikan lewat 14 buku pada Februari 2022.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
transparant.png
bottom of page