top of page

Pasukan Ekspedisi Brasil Datang, Jerman Lari Tunggang Langgang

Keberanian pasukan ekspedisi Brasil, Cobras Fumantes, mengusir Jerman di Italia diakui pihak musuh.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pasukan Ekspedisi Brasil yang dikenal akan keberaniannya di front Italia. (Arquivo Nacional).

5 Apr 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 4 hari yang lalu

SENIO, Italia Utara pada malam 6 April 1945. Satu dari dua kubu pertahanan terakhir Jerman di Italia itu dibombardir dengan dahsyat oleh Sekutu yang memulai Operasi Grapeshot atau Kampanye Musim Semi Italia 1945. Kampanye Sekutu berskala besar itu tujuannya untuk mengusir sisa-sisa kekuatan Jerman di Italia.


Hingga awal April 1945 itu, kekuatan Jerman hanya merupakan sisa-sisa dari Grup Angkatan Darat (AD) C pimpinan Heinrich von Vietinghoff. Dari total 585 ribu personil di sepanjang kubu pertahanan di tepian Sungai Senio dan Santerno, 55 ribu di antaranya adalah Divisi Esercito Nazionale Repubblicano (ENR) atau pasukan nasionalis Italia yang masih setia pada diktator fasis Benito Mussolini.


Pada malam bombardemen Sekutu, 6 April 1945, Senio sekadar dipertahankan pasukan Divisi Infantri ke-98 AD Jerman pimpinan Generalleutnant Alfred-Herman Reinhardt dan Falschirmkorps I (Korps Parasut ke-1) Angkatan Udara (AU) pimpinan Jenderal Richard Heidrich. Keduanya adalah unit tempur di bawah naungan Korps Panser ke-76 yang dikomandani Jenderal Traugott Herr.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page