- 29 Nov 2019
- 5 menit membaca
Diperbarui: 12 Agu
SEKIRA akhir September 1945, keluarga besar Presiden Sukarno sempat “mengungsi” ke Bogor. Kepindahan itu terjadi karena di Jakarta teror tentara Belanda mulai merajalela. Namun ketika di Bogor pun, Fatmawati Sukarno merasakan hal serupa. Dia tidak merasa betah dengan situasi revolusiener yang tengah melanda kota hujan itu.
“Bung Karno dan aku pulang kembali ke Jakarta, tetapi Guntur dan nenek-kakeknya tetap tinggal di Bogor (Jalan Ciwaringin No. 33), bersama keluarga Harun Kabir,” ujar Fatmawati dalam Catatan Kecil Bersama Bung Karno Bagian I.
Hingga kini sosok Harun Kabir dikenal sebagai tokoh pejuang di Jawa Barat. Namanya tertabalkan di tiga kota: Bogor (Jalan Kapten Harun Kabir yang lalu berganti menjadi Jalan Taman Safari), Cianjur (Jalan Mayor Harun Kabir) dan Sukabumi (Jalan Kapten Harun Kabir).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















