top of page

Perjuangan Kapten Harun Kabir

Meski berasal dari golongan menak Sunda, Harun Kabir pasang badan demi Republik Indonesia. Pekik Merdeka diserukannya sebelum gugur dieksekusi Tentara Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret Kapten Harun Kabir (1910--1947). (Dok, Keluarga Besar Harun Kabir.)

12 Jul 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 5 Agu

NAMA Harun Kabir menjadi nama jalan di tiga kota Jawa Barat: Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Di Sukabumi, Jl. Kapten Harun Kabir bahkan terkenal sebagai langganan macet karena sejalur menuju pasar induk. Nama itu bahkan sempat dijadikan nama band “Mahaka Band” atau Mayor Harun Kabir Band pada 1990-an, lantaran personelnya berdomisili di Jl. Mayor Harun Kabir, Cianjur.


“Khalayak (warga setempat) pasti mengerti kalau Beliau itu seorang pahlawan. Tetapi, mereka tidak tahu siapa sebenarnya sosok Harun Kabir,” kata jurnalis sejarah Hendi Johari dalam diskusi bukunya, Demi Republik: Perjuangan Kapten Harun Kabir 1942—1947, di Komunitas Temu Sejarah (5/7).


Sejatinya, menurut Hendi, Harun Kabir bukanlah sembarang orang yang namanya ditabalkan jadi nama jalan. Hendi yang lahir dan besar di Cianjur semula juga terbatas pengetahuannya terhadap sosok Harun Kabir. Dari ayahnya, dia hanya mendapat keterangan bahwa Harun Kabir adalah seorang pahlawan tanpa ada penjelasan lebih lanjut. Keterbatasan informasi itu membuatnya penasaran dan ingin mencari tahu. Barulah ketika menjadi jurnalis, Hendi tertarik untuk menelusuri riwayat perjuangan Harun Kabir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page