- 13 Jul 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 18 Mei
KERJASAMA antar-negara berpenduduk Muslim pada umumnya banyak terjalin di bidang ekonomi, ilmu pengetahuan, dan budaya. Namun, belum pernah terjalin di bidang kearsipan. Padahal, sejarah Islam yang tersua dalam catatan arsip juga bagian dari peradaban dunia. Untuk itulah kepala-kepala arsip dari negara-negara berpenduduk Muslim berhimpun untuk pertama kalinya.
“Pertemuan ini sebagai langkah awal untuk menjajaki dan mengeksplorasi pembentukan forum kerjasama arsip nasional di seluruh negara-negara Muslim atau berpenduduk Muslim,” kata Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto dalam pertemuan pendahuluan “Forum Kerja Sama Arsip Nasional Negara-Negara Berpenduduk Mayoritas Muslim” di ANRI, Jakarta Selatan pada Rabu 12 Juli 2023.
Selain Indonesia sebagai tuan rumah, pertemuan dihadiri oleh perwakilan sembilan negara lain. Mereka adalah: Arab Saudi, Brunei Darussalam, Irak, Kuwait, Malaysia, Maroko, Qatar, Palestina, dan Yordania. Forum ini diharapkan dapat melestarikan memori kolektif tentang sejarah Islam yang sudah terentang panjang. Dan tentu saja untuk meningkatkan peran arsip nasional di negara-negara Muslim pada tingkat internasional.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















