- 27 Mei 2021
- 5 menit membaca
Diperbarui: 27 Jun
HARI ini, 27 Juni 1991. Kapten Toni Mrlak, pilot AU Yugoslavia asal negara bagian Slovenia sekaligus komandan satuan heli Gazelle di kota Brnik, akhirnya bisa santai. Sejak pagi dia melakukan tugas terbang mengantarkan Jenderal Marjan Vidmar, kepala Staf Umum Garnisun ke-14 Ljubljana, melakukan pengintaian udara di atas wilayah Slovenia.
Waktu santainya itu dia pergunakan untuk mengobrol bareng Letnan Ljubomir Sandevski, rekannya sesama pilot, di kantin barak Sentvid. Namun saat mereka serius berbincang itulah sekira pukul 6.30 Letkol Miko Stamenkovic, komandan mereka, datang. Toni diperintahkan Stamenkovic membeli roti ke toko roti di Kodeljevo dan mengangkutnya ke barak militer Vrhnika di Slovenia. Dengan suka hati menerimanya Toni. Tak berapa lama kemudian, dia pun berangkat menerbangkan helikopter Gazelle SA 341 bernomor 664 ditemani teknisi Bojanče.
Kendati tugas itu berbahaya, Toni menerimanya karena melihat ada peluang untuk mewujudkan cita-cita rahasianya lewat tugas itu. Dia bisa melarikan heli milik AU Yugoslavia untuk dijadikan heli Slovenia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















