- 29 Nov 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 30 Mei
SEJUMLAH orang datang ke Pelabuhan Tanjung Priok pada Desember 1933. Mereka hendak menyambut seorang perempuan yang belum lama lulus dari studinya di Belanda. Perempuan itu adalah Maria Ullfah (1911–1988).
Maria melanjutkan studi ke Belanda bersamaan dengan ayahnya, Bupati Kuningan, R. Mohammad Achmad, yang mendapat tugas mempelajari koperasi. Maria lulus dari jurusan Ilmu Hukum Universitas Leiden pada 1933. Ia menjadi Sarjana Hukum (Meester in de Rechten) perempuan Indonesia pertama dari Universitas Leiden.
Wartawan perempuan Gadis Rasid dalam Maria Ullfah Subadio, Pembela Kaumnya menulis, banyak sekali keluarga, kawan serta beberapa peminat pergerakan kebangsaan dan pergerakan perempuan yang datang untuk menyambut Maria di Pelabuhan Tanjung Priok. “Mereka terdorong oleh ingin tahu dan berkenalan dengan wanita Indonesia pertama yang mendapat gelar Sarjana Hukum,” tulis Gadis.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















