top of page

Polusi Tanpa Henti

Polusi mendera Batavia sejak zaman VOC. Kota-kota lain di Jawa juga sama polusinya. Pencemaran air dan udara menyebabkan penyakit bermunculan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan sebuah pabrik gula di Jawa dengan asap yang mengotori udara dan limbah yang dibuang ke sungai. (Repro Jawa Tempo Doeloe).

11 Jun 2024
7 menit membaca

Diperbarui: 12 Des 2025

TERDORONG cinta pada istri, J.W.B. Money, seorang Inggris, berlayar dari Kalkuta, India, menuju Pulau Jawa pada musim panas 1858. Dia berkasad mencari terapi penyembuhan penyakit istrinya. Sebelum menyusuri Jawa, dia singgah sejenak di Batavia. Dia terkejut menemukan keadaan di sana jauh berbeda dari apa yang dia baca di buku, bahwa Batavia kota yang kotor.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
transparant.png
bottom of page