top of page

Popcorn dari Jalanan ke Bioskop

Pemilik bioskop awalnya tidak tertarik menjual popcorn. Popcorn baru dijual di bioskop saat krisis ekonomi. Di Hindia Belanda, popcorn menggeser kacang arab.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mesin pembuat popcorn ciptaan Charles Cretors tahun 1880-an. (Wikimedia Commons).

23 Mei 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 24 Jul

BIOSKOP masih menjadi tempat favorit menonton film. Selain menayangkan film, bioskop juga menjual popcornsebagai teman nonton. Rasanya gurih dan manis serta aromanya menggoda. Tak heran popcorn melekat dengan nonton film di bioskop.Ternyata, dulu popcorn justru tidak dijual di bioskop.


Andrew F. Smith, penulis dan akademisi yang fokus dalam sejarah kuliner, menyebut pada 1930-an pemilik bioskop menolak untuk menjual popcorn karena dianggap tidak perlu dan dapat “merusak martabat” bioskop. “Penjual popcorn sering kali berpakaian jorok dan tidak selalu mengikuti praktik higienis yang disukai oleh kelas menengah yang sering mengunjungi bioskop,” tulis Smith dalam Popped Culture.


Pemilik bioskop juga beranggapan menjual makanan ringan, seperti popcorn maupun soda, lebih banyak memberikan kesulitan daripada keuntungan. Terlebih banyak bioskop telah melapisi lobinya dengan karpet bernilai tinggi meniru lobi bioskop besar. Sehingga para operator bioskop tidak ingin karpet mahal mereka kotor dan rusak oleh tumpahan biji popcorn, soda, maupun permen.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Sebagian orang Belanda khawatir kecamuk Perang Dunia I menjalar ke Hindia Belanda. Jika benar terjadi, tanah jajahan yang berharga itu bisa lepas dari genggaman. Maka, perkumpulan Onze Vloot menebar propaganda supaya Kerajaan Belanda membuat kebijakan memperkuat armada perang guna membentengi Hindia Belanda. Sebagian pejabat Belanda merisaukan perkembangan militer Jepang yang agresif setelah menang perang melawan Rusia. Di sisi lain, armada perang Belanda, utamanya di Hindia Belanda, dalam...
Sebagian orang Belanda khawatir kecamuk Perang Dunia I menjalar ke Hindia Belanda. Jika benar terjadi, tanah jajahan yang berharga itu bisa lepas dari genggaman. Maka, perkumpulan Onze Vloot menebar propaganda supaya Kerajaan Belanda membuat kebijakan memperkuat armada perang guna membentengi Hindia Belanda. Sebagian pejabat Belanda merisaukan perkembangan militer Jepang yang agresif setelah menang perang melawan Rusia. Di sisi lain, armada perang Belanda, utamanya di Hindia Belanda, dalam...
Pewarta foto Historia.id untuk kedua kalinya meraih penghargaan APFI, ajang tertinggi pewarta foto di Indonesia.
Pewarta foto Historia.id untuk kedua kalinya meraih penghargaan APFI, ajang tertinggi pewarta foto di Indonesia.
Periode revolusi kemerdekaan pada 1945-1950 terjejaki dalam ratusan karya fotografi.
Periode revolusi kemerdekaan pada 1945-1950 terjejaki dalam ratusan karya fotografi.
Pesawat Cubana de Aviacions 455 yang mengangkut para atlet anggar Kuba tak berdosa "dimangsa" bom yang dipasang para oposan Fidel Castro yang didukung CIA.
Pesawat Cubana de Aviacions 455 yang mengangkut para atlet anggar Kuba tak berdosa "dimangsa" bom yang dipasang para oposan Fidel Castro yang didukung CIA.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Kapal yang mengantar rombongan tim dan trofi Piala Dunia edisi perdana. Merana di tengah gejolak Perang Dunia II
Kapal yang mengantar rombongan tim dan trofi Piala Dunia edisi perdana. Merana di tengah gejolak Perang Dunia II
transparant.png
bottom of page