- 16 Okt 2021
- 4 menit membaca
Diperbarui: 3 Jul
PERASAAN senang menghinggapi para gadis anggota timnas anggar Kuba. Mereka baru saja menjuarai mayoritas nomor yang dikompetisikan dalam Kompetisi Anggar Regional Amerika Tengah-Karibia 1976 di Caracas, Venezuela. Saking senangnya, mereka tetap mengenakan medali emas ketika pesawat DC-8 Cubana de Aviacions nomor penerbangan 455 yang mereka tumpangi singgah di Bandara Seawell (kini Grantley Adams International Airport) di Bridgetown, Barbados pada 6 Oktober 1976.
Mereka tak sabar ingin segera sampai di rumah dan berbagi kesenangan dengan sanak-famili. Hanya keceriaan yang terpampang di wajah mereka. Kesedihan apalagi ketakutan tak punya tempat di benak mereka.
Padahal, beberapa waktu sebelum pesawat mereka mengudara dari Caracas, di sana Luis Posada Carriles telah menunggu hasil dari rencana pentingnya yang ditujukan pada Cubana 455. Posada merupakan eksil Kuba penentang pemerintahan Fidel Castro yang paling gigih mengupayakan pembunuhan Castro dan para pendukungnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















