top of page

Portiere Flamboyan Itu Bernama Walter Zenga

Transformasi anak gawang yang mencuri umur hingga jadi sosok flamboyan di masa jaya. Kini Walter Zenga melipir di pinggiran Jakarta.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Walter Zenga legenda hidup Inter Milan dan Timnas Italia (inter.it/Instagram @walterzenga_official)

27 Jun 2023
6 menit membaca

Diperbarui: 28 Apr

SATU lagi pesepakbola legendaris dunia mampir ke tanah air. Dialah Walter Zenga, kiper Inter Milan dan timnas Italia yang masa keemasannya era 1980-an. Kedatangannya bukan sekadar untuk tampil di laga fun football apalagi jadi duta brand atau perusahaan tertentu, melainkan terjun langsung membimbing klub Liga 1 Indonesia Persita Tangerang.


Zenga hadir bersamaan peluncuran jersey dan skuad Persita jelang kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 di Serpong, Tangerang, Senin (26/6/2023). Presiden Persita Ahmed Rully Zulfikar memperkenalkan Zenga yang akan memanggul jabatan Director of Institutional and Infrastructure Development dengan tugas utama membangun fondasi klub sekaligus jadi penasihat pengembangan infrastruktur, termasuk stadion yang jadi kandang klub di pinggiran ibukota itu.


“Karier saya sebagai pemain sangat luar biasa tapi itu masa lalu. Saya akan memanfaatkan masa lalu untuk mengangkat momen saat ini. Ada peluang besar di sini dan saya di sini untuk membantu tim, untuk mendukung semuanya. Saya berharap musim ini berjalan dengan baik untuk kita semua,” kata Zenga, dikutip laman resmi klub, Selasa (27/6/2023).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page