top of page

Rahasia Masa Mahasiswa Kasino

Ketika Kasino harus memilih: memenuhi harapan orang tua menjadi pegawai negeri atau meneruskan perjalanan bersama Warkop.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Nanu, Kasino, Indro, dan Dono dalam acara Terminal Musikal di TVRI pada 1978. (Majalah Gadis, 15-25 Juni 1978)

1 Agu 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

SUDAH lewat dini hari. Api unggun menyala. Udara dingin di bumi perkemahan Cibubur berubah hangat. Tak jauh dari api unggun, sejumlah mahasiswa duduk menghadap sebuah rakit di Situ Cibubur.


Di atas rakit, dua orang mahasiswa lagi membanyol. Banyolannya agak jorok dan menyindir kebijakan politik-ekonomi saat itu, tahun 1973. Teman-temannya tertawa mendengar banyolan mereka.


Dua mahasiswa tadi bernama Kasino Hadiwibowo dan Nanu Mulyono. Keduanya beda jurusan di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia (FIS UI). Kasino anak administrasi niaga, Nanu mengambil sosiologi. Tapi keduanya sama-sama punya daya humor yang kuat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Josephine Baker menjadi mata-mata Prancis di masa Perang Dunia II. Bintang panggung keturunan Afrika-Amerika ini memanfaatkan koneksi dan kecerdikannya untuk mengelabui Nazi.
Josephine Baker menjadi mata-mata Prancis di masa Perang Dunia II. Bintang panggung keturunan Afrika-Amerika ini memanfaatkan koneksi dan kecerdikannya untuk mengelabui Nazi.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
 Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
transparant.png
bottom of page