Diperbarui: 10 Sep
KOTA pesisir di Malaysia yang pada 29 Juni 2024 malam hanya terlihat gemerlapan lampunya dari geladak KRI Dewaruci, kini (30 Juni 2024) jadi tempat persinggahan kapal layar milik TNI AL itu dalam pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah. Malaka, nama kota itu, dijadikan titik singgah karena merupakan salah satu bandar penting di Selat Malaka dalam perniagaan rempah di masa lalu.
Malaka tak bisa dilepaskan dari nama Parameswara. Parameswara adalah nama yang dikenal di tiga negara: Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Di Malaka, Malaysia, nama Parameswara dikenal sebagai pendiri Kesultanan Malaka. Dia juga dikenal sebagai raja terakhir dari Tumasek, yang belakangan disebut Singapura. Sosok Parameswara di Malaysia dan Singapura itu diperkirakan kelahiran Palembang tahun 1344.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












