top of page

Portugis Kena Prank di Malaka

Portugis pernah jadi penguasa Malaka, yang semula mereka kira sebagai sumber rempah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sisa Benteng Famosa yang dibangun dan diberi nama oleh Afonso d’Albuquerque di Malaka, 1511. (Petrik Matanasi/Historia)

4 Jul 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 10 Sep

AIRNYA memang tidak jernih, tapi bersih. Pun pedestrian dan deretan bangunan di kiri-kanannya, semua bersih dan rapi. Begitulah kondisi Sungai Malaka di bagian sebelum muara siang 30 Juni 2024 itu.  


Tak hanya berisi bangunan modern macam Dataran Pahlawan Melaka Megamall, kawasan di pesisir kota Malaka itu juga kaya bangunan tua. Tak jauh dari tepian Sungai Malaka tadi terdapat kawasan perbentengan Eropa. Salah satunya, Benteng Famosa yang menjadi peninggalan Portugis. Ia saksi bisu ramainya Malaka sebagai bandar utama di Selat Malaka beberapa abad silam yang didatangi orang dari berbagai tempat, termasuk Eropa.


Orang Eropa awalnya meyakini bahwa rempah-rempah yang diperdagangkan orang Arab dan India dihasilkan di Malaka, Semenanjung Malaya. Laksamana Portugis Afonso d’Albuquerque pun datang ke Malaka. Albuquerque berambisi mendapatkan rempah yang akan menghasilkan cuan itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page