top of page

Roma Harga Mati bagi Francesco Totti

“Raja Roma” Totti membuktikan loyalitas tanpa batasnya pada AS Roma.

loading_historia_white.gif
transparant.png

L'Ottavo Re di Roma, Francesco Totti yang tak bisa membendung emosi kala berpisah dengan puluhan ribu Romanisti pada Mei 2017 (asroma.com)

7 Jun 2021
9 menit membaca

Diperbarui: 27 Sep

DI hadapan ribuan fans yang memenuhi Stadion Olimpico pada 28 Mei 2017, Francesco Totti tenggelam dalam isak tangis. Legenda hidup AS Roma berjuluk “L’Ottavo Re di Roma” (Raja Roma Kedelapan) itu bersiap menjalani laga Serie A musim 2016/2017 kontra Genoa.


Laga ituamat menentukankarenaGiallorossi (julukan Roma) butuh tiga angka terakhir demi bisa lolos ke Liga Champions musim 2017/2018. Totti diberi kesempatan bermain lebih lama oleh allenatore (pelatih) Luciano Spalletti di 36 menit terakhir menggantikan Mohamed Salah.


Namun bukan kesempatan main atau pentingnya laga buat Roma itu yang membuat Totti menangis haru. Laga ke-786 Totti itu merupakan laga terakhirnya berseragam AS Roma yang sudah dibelanya selama 28 tahun.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
Menghilangkan image jemu dalam pengajaran sejarah.
Menghilangkan image jemu dalam pengajaran sejarah.
Meski bertangan buntung, pemain ini membawa negaranya menjuarai Piala Dunia.
Meski bertangan buntung, pemain ini membawa negaranya menjuarai Piala Dunia.
Pelatih veteran yang gemilang di Afrika hingga dijuluki Dukun Putih. Namun, dia apes saat empat kali bersua timnas Indonesia.
Pelatih veteran yang gemilang di Afrika hingga dijuluki Dukun Putih. Namun, dia apes saat empat kali bersua timnas Indonesia.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
transparant.png
bottom of page