- 20 Apr 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
DALAM keadaan terdesak oleh pasukan Kartago di Perang Punic II, Jenderal Romawi Publius Scipio berhasil memanfaatkan faktor alam untuk membalik keadaan. Romawi akhirnya menang. Hingga berabad-abad kemudian, sejarah kebesaran Romawi tetap lestari.
Semangat itulah yang agaknya diadopsi anak-anak klub AS Roma di lapangan hijau kala menjalani babak lanjutan perempatfinal Liga Champions. Meski sudah berada di ujung tanduk akibat kekalahan dari Barcelona, Roma berhasil membalik keadaan dan memaksa raksasa Katalan itu pulang lebih awal. Kemenangan itu membuka kesempatan kedua bagi Roma untuk jadi raja Benua Biru setelah kegagalan mereka 34 tahun silam.
Roma bak bangkit dari kubur. Laju kencangnya di Liga Champions menggegerkan Eropa. Padahal, Roma termasuk tim yang melorot prestasinya akibat krisis keuangan dan skandal calciopoli yang melanda sepakbola Italia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















