top of page

Menggenjot Citra Fasis Lewat Sepakbola

Mustahil memisahkan politik dan sepakbola di Italia. Benito Mussolini memeloporinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Benito Mussolini mempertegas doktrin fasisme lewat kejayaan timnas Italia di Piala Dunia 1934 dan 1938. (ilgiuornoditalia.org).

6 Feb 2018
2 menit membaca

Diperbarui: 28 Apr

SEBAGAI seorang fasis, Benito Mussolini memanfaatkan betul kesempatan saat mendapat kepercayaan dari Raja Victor Emmanuel III untuk menjabat perdana menteri. Il Duce, demikian dia menjuluki dirinya, mengubah hampir semua aspek pemerintahan dan kebijakan sesuai doktrin fasisme.


Namun, Mussolini punya cara jitu menyatukan rakyat Italia di bawah panji “fascio”: lewat sepakbola. Sang diktator yang fans klub SS Lazio itu memang hobi menonton sepakbola. “Mossolini rutin menonton (laga-laga Lazio) di tribun stadion. Il Duce bahkan membangun stadion baru (Stadio Olimpico) untuk Lazio, menggantikan stadion lama, Stadio del Partito Nazionale Fascista,” tulis Franklin Foer dalam Mussolini’s Team.


Bak ketiban durian runtuh, Mussolini berkesempatan mempopulerkan fasisme ke khalayak dunia lewat Piala Dunia 1934. Mussolini langsung bergerak cepat melobi petinggi FIFA. Hasilnya, Italia ditetapkan jadi tuan rumah event empat tahunan itu dalam pertemuan para petinggi FIFA di Stockholm, Swedia, 9 Oktober 1932.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Sejarah mencatat raket Christian Hadinata dkk. pernah menyabet emas olimpiade 20 tahun sebelum Susi Susanti.
Sejarah mencatat raket Christian Hadinata dkk. pernah menyabet emas olimpiade 20 tahun sebelum Susi Susanti.
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
transparant.png
bottom of page