top of page

Salon Kitty, Tempat Prostitusi dan Sumber Informasi Nazi

Sebuah salon yang didirikan badan intelijen Nazi untuk tempat prostitusi kelas atas sekaligus tempat mendapatkan informasi penting.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kitty Schmidt dan anaknya. (bills-bunker.de/Wikimedia Commons).

29 Jan 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 21 Apr

SALON plus-plus, salon yang memberikan layanan salon plus seksual kepada pelanggannya, menjamur di berbagai kota tanah air sejak beberapa tahun silam. Ia merupakan bentuk prostitusi dengan selubung salon. Keberadaannya sering meresahkan warga sekitar lantaran berada di lingkungan masyarakat, dan merepotkan aparat kepolisian yang berupaya menindaknya.


Kendati popularitasnya di Indonesia belum lama, eksistensi salon plus-plus di berbagai belahan dunia telah lama ada. Jerman-Nazi semasa Perang Dunia II bahkan sempat menggunakan sebuah salon plus-plus untuk mengorek informasi. Salon plus-plus itu bernama Salon Kitty.


Salon Kitty yang terletak di Giebachstreasse 11 Charlottenburg, Berlin itu awalnya merupakan rumah bordil kelas atas. Didirikan dan dijalankan oleh Katharina Zammit, populer sebagai Kitty Schmidt, pada awal 1932 –versi lain menyebut 1936, para pelanggan salon berasal dari kelas atas beragam latar belakang profesi, mulai pebisnis terkemuka, diplomat asing, petinggi militer, pejabat pemerintahan, hingga anggota senior Partai Nazi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page