Diperbarui: 12 Agu
PERANG Kemerdekaan meninggalkan beragam kesan bagi banyak rakyat Indonesia yang terlibat di dalamnya, termasuk M. Jasin (kelak pada 1970-1973 menjadi Wakasad). Pada masa itulah dia melangsungkan pernikahan dengan Siti Abesanti, tepatnya pada 31 Maret 1946. Pada masa itu pula dia mengalami berbagai pengalaman dari yang membahayakan hingga yang lucu-konyol.
Kejadian paling mengesankan bagi Jasin terjadi pada Agustus 1948, sekira sebulan sebelum Madiun Affair. Seperti biasa, Jasin pulang pada Kamis malam ke rumahnya di kota Madiun dari tempat tugasnya di Maospati. Saat itu Jasin bertugas di batalyon 40 di Maospati dan rangkap jabatan.
“Sejak 1947 sampai 1948 Kapten M. Jasin diangkat menjadi Kepala Staf III Resimen 31 Divisi 5. Setelah terbentuknya Divisi-divisi baru tersebut, M. Jasin diangkat menjadi Kepala Staf Mobile Batalyon 40 di bawah Divisi I, yaitu sampai bulan Desember 1948. Pada waktu yang bersamaan ia merangkap sebagai pejabat Komandan Batalyon tersebut,” tulis Dinas Sejarah Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam Sejarah TNI-AD, 1945-1973: Riwayat Hidup Singkat Pimpinan Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















