- 4 Sep 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 20 Jul
SRI Paus Fransiskus yang tiba di Jakarta pada Selasa (3/9/2024) tercatat jadi pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia ketiga yang mengunjungi Indonesia setelah Paus Paulus VI jadi pada akhir 1970 dan Paus Yohanes Paulus II pada 1989. Paus Fransiskus dalam agenda lawatannya (3-6 September 2024) memilih akomodasi sederhana. Ketimbang di hotel mewah, ia menginap di Kedutaan Takhta Suci Vatikan, Jakarta, sebagaimana Paus Paulus VI 54 tahun silam.
Soeharto sendiri jadi presiden Indonesia kedua yang pernah bersua Paus Paulus VI. Adalah Presiden Sukarno yang pertamakali bertemu Paus Paulus VI seiring kunjungannya ke Takhta Suci Vatikan pada 12 Oktober 1964. Itu jadi lawatan ketiga Bung Karno setelah bersua Paus Pius XII pada 1956 dan Paus Yohanes XXIII tahun 1959 di Vatikan.
“Pertemuan Presiden Indonesia Achmed Sukarno dengan Paus Paulus VI terjadi sekira 20 menit di perpustakaan pribadinya. Sri Paus mendoakan agar warga Indonesia terus hidup berdampingan dalam perdamaian dan kasih bersama negara-negara tetangga mereka dan masyarakat dunia,” tulis suratkabar The Catholic Northwest Progress, edisi 16 Oktober 1964.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















