top of page

Selayang Pandang Lanud Atang

Dari sarang pesawat serbu Belanda hingga rumah bagi heli-heli kebanggaan TNI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tugu atau Monumen Airman, ikon Lanud Atang Sendjaja. (Randy Wirayudha/Historia.ID).

3 Mei 2019
5 menit membaca

Diperbarui: 22 Sep

PATAKA biru itu masih terpegang erat di tangan kirinya. Beberapa gompalan kecil tampak di “seragam” coverall oranyenya. Ia bergeming dalam sikap tegap meski rintik gerimis menaungi langit Semplak, Bogor siang itu.


Patung di dekat gerbang masuk Pangkalan Udara TNI AU Atang Sendjaja (Lanud ATS) itu menyimpan banyak cerita mewakili para pengawal dirgantara kebanggaan Indonesia. “Ini ikon kita dan kita menyebutnya Tugu Airman karena di TNI AU kita semua adalah Airman. Tugu atau monumen peringatan terhadap tugas dan bakti kita untuk negara,” kata Kepala Dinas Personel Lanud ATS Letkol (Pnb) Sigit Gatot Prasetyo kepada Historia.


Mengingat setiap hari diguyur hujan atau “ditembak” sinar matahari, sang Airman yang berdiri di atas dasar monumen persegi berbahan keramik itu tampak lusuh. Di empat sisi bagian dasar situs bernama resmi Monumen Perjuangan Satuan Helikopter TNI-AU itu juga tertera banyak cerita.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page