top of page

Selusin Jenderal yang Disingkirkan Hitler (Bagian II–Habis)

Enam jenderal lain yang muak terhadap Hitler. Berkomplot dalam percobaan pembunuhan dengan nyawa jadi taruhannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Generalfeldmarschall Johannes Erwin Eugen Rommel dituduh terlibat Plot 20 Juli untuk membunuh Adolf Hitler. (Bundesarchiv/Wikimedia Commons).

7 Jul 2020
8 menit membaca

Diperbarui: 20 Apr

ERWIN Rommel. Pamornya begitu tinggi di kalangan serdadu Jerman maupun di kubu Sekutu. Adolf Hitler paham jika sang generalfeldmarschall (marsekal medan) sampai diseret ke pengadilan, moril para prajurit yang tengah mati-matian menahan gempuran Sekutu bakal ambyar.


Namun, Hitler tidak bisa mengabaikan masukan dan info dari para pembantu terdekatnya bahwa Rommel (dituduh) terlibat dalam konspirasi Plot 20 Juli 1944. Komplotan sejumlah perwira militer dan politisi oposisi itu bersepakat untuk melenyapkan Hitler. Maka meski nama Rommel begitu kondang, Hitler memutuskan untuk menyingkirkannya.


Agar tak menimbulkan gejolak lebih besar di kalangan Wehrmacht (angkatan bersenjata Jerman), kasus keterlibatan Rommel dalam Plot 20 Juli terlebih dulu disidang di Pengadilan Kehormatan Militer, Berlin. Sedikitnya delapan perwira tinggi, termasuk Panglima Komando Tinggi Wehrmacht Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel, dilibatkan sebagai saksi yang keterangannya bakal dijadikan masukan final buat Hitler.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page